OPPO N1, GREAT POSSIBILITY FOR GREAT OPPORTUN1TY

SEJARAH OPPO

2004 adalah tahun berdirinya Oppo Electronic Corp, Ltd sebagai perusahaan produsen barang elektronik yang bermarkas di Dongguan, Guangdong, China. Sebelum merambah ke pasar smartphone, Oppo memproduksi peralatan elektronik seperti portable media player, LCD TV, disc player, DVD, dan e-book.

2008, empat tahun sejak berdirinya, Oppo mulai menggarap pasar smartphone. Sebelum masuk ke Indonesia, Oppo sudah melebarkan sayapnya ke berbagai negara seperti Amerika, Rusia, Qatar, Vietnam, dan Thailand.

2013, tepatnya bulan April, Oppo pun resmi memasarkan produknya di pasar smartphone Indonesia. Sejak saat itu, Oppo terus gencar mempromosikan dirinya sebagai salah satu brand elektronik yang berkualitas dan bersaing di pasar internasional.

 

OPPO N1

Setelah sukses dengan Oppo Find series, Oppo kembali meluncurkan produk andalan terbarunya, OPPO N1. Oppo resmi merilis smartphone terbarunya ini di Indonesia pada Rabu 16 Oktober 2013, satu bulan setelah global launching-nya di China. Indonesia adalah negara kedua yang dipilih Oppo sebagai tempat peluncuran produk terbarunya ini.

Oppo tampak sangat serius dalam mengembangkan OPPO N1. Hal ini terlihat pada penyematan berbagai fitur menarik dalam perangkat OPPO N1 ini. Salah satunya adalah fitur kamera dengan resolusi 13 megapiksel. Meskipun bukan resolusi terbesar di pasaran smartphone saat ini,  namun Oppo berhasil mengembangkan berbagai teknologi kamera yang mampu membuatnya bersaing dengan perangkat sejenis dengan resolusi lebih besar. Contohnya, ponsel ini dilengkapi dengan chip imaging hasil pengembangan antara Oppo dengan Fujitsu. Selain itu, lensa dari kamera ini terdiri dari 6 bagian, membuatnya menjadi ponsel Android pertama dengan fitur semacam ini. ‎Lensa tersebut dinamakan N-Lens.

“N1 merupakan produk pertama kami yang menggunakan N-Lens. Ini merupakan langkah awal untuk seri lensa N yang akan berkelanjutan ke ponsel seri N berikutnya,” ujar Effendy, Assistant CEO, PT Indonesia Oppo Electronics.

Keunikan lainnya, kameranya dapat diputar hingga 206 derajat! Wow! Dengan sudut seperti itu, kameranya bisa diputar ke belakang dan ke depan sekaligus. Dengan fitur ini, Oppo tidak perlu repot-repot menyediakan dua kamera.

“Biasanya, jika sebuah perangkat terus diputar, maka perangkat ini akan mudah rusak. Namun, kami sudah menguji kamera tersebut hingga 100.000 kali dan kamera masih dapat berfungsi dengan baik,” ujar Effendy lagi.

Selain kamera, Oppo juga mempersenjatai OPPO N1 dengan semacam touchpad yang dinamakan O-touch pada bagian panel belakangnya. Touchpad ini dapat mengenali sentuhan dan gestur yang dilakukan oleh jari pengguna. Dengan fitur tersebut, pengguna dapat mengoperasikan perangkat langsung melalui bagian belakang.

Produk ini dile‎ngkapi dengan layar IPS berukuran 5,9 inci yang mendukung resolusi Full HD 1080p. Tingkat kerapatannya adalah 377 piksel per inci. Spesifikasi hardware OPPO N1 cukup gahar. Ia dipersenjatai dengan prosesor Snapdragon 600 quad-core 1,7 GHZ dari Qualcomm, GPU Adreno 320, RAM 2 GB, dan baterai 3.610 mAh. Untuk sistem operasinya sendiri, OPPO N1 menggunakan di Android 4.2 Jelly Bean dengan tampilan tema menawan buatan Oppo sendiri yang dinamakan Color OS.

 

WHY OPPO N1?

Every man has dreams, termasuk saya. Saya sangat menantikan kehadiran sebuah smartphone dengan tampilan fisik luar simpel menawan dan dalamnya juga garang berada dalam genggaman saya. Smartphone yang mendukung segala aktivitas saya di dunia grafis yang padat, serba cepat dan memerlukan fleksibilitas yang mumpuni. Finally, Oppo telah mewujudkan itu semua dalam satu wujud OPPO N1. Kamera resolusi tinggi yang dapat dirotasi, kualitas layar IPS yang jernih dengan tampilan tema menawan, hardware monster dengan quad-core dan RAM 2 GB. Benar-benar worth dreamed!

Dengan segala kemungkinan yang dihadirkan oleh fitur dan spesifikasinya, maka kesempatan-kesempatan itu akan terbuka dan mimpi-mimpi saya pun terwujud sudah. I WANT OPPO N1! GREAT POSSIBILITY FOR GREAT OPPORTUN1TY!😀

leilyshafira's Blog

Saya wanita. Saya wanita, yang katanya memiliki nilai 9:1 untuk perbandingan nafsu dengan akal. Sehingga banyak sekali perbedaan kami, kaum wanita, dengan kaum pria. Saya sebagai wanita mengakui kalau air mata menjadi pelampiasan ketika marah, kesal, sedih, bahagia. Dengan mengeluarkan air mata lah ketenangan sering menyeruak datang. Ketika ditahan, hanya sesak yg ada.

Berbeda dengan pria yang mungkin akan dianggap gimana-gimana kalau mengeluarkan air mata. Padahal no problem kalau buat saya sih.

Dan masih banyak lagi perbedaan wanita dan pria tentunya.

Yang akan saya tulis disini sih bukan sesuatu yang berat, tapi sesuatu yang jadi godaan berat buat saya sebagai perempuan. Godaan yang menggelitik perempuan tak berkerudung hingga yang berkerudung sangat lebar. Apa itu? Lihat judul. Ghibah.

Image

Ghibah itu, intinya ya ngomongin kejelekan orang lain. Namanya juga lidah tidak bertulang. Kalau tidak dibiasakan dengan berkata yang baik atau diam kan jadinya terlatih buat berkata yang ga baik. Berbohong bisa jadi…

View original post 400 more words

Banjir Jakarta: yg seru2, yg unik2, yg baik2

JAKARTA DARURAT BANJIR! Bencana nih buat buat ibu kota kita, tapi jangan terlalu bersedihlah, ada ungkapan “badai pasti berlalu…”, “it can’t rain forever…”,  “…the night is darkest just before the dawn… and i promise you, the dawn is coming” kata Harvey Dent dalam film The Dark Knight, hehe…

Sebagai salah satu yang merasakan dampak dari banjir, aku mencoba melihat dampak bencana ini dari sisi lain, karena di balik tiap kesedihan, pasti ada senyuman, bukan menertawakan, tapi memetik pelajaran.

1. Bocah2 main air

Meskipun banjir, anak-anak ini tetap bisa bersenang-senang main air, jadi berasa di waterboom kali ya,haha…

banjir-insert

2. Jasa ojek gerobak

Ada juga yang dapat rejeki dari bencana ini dengan beralih profesi ojek gerobak. Banyak yg memanfaatkan jasa ini untuk menyebrangkan kendaraannya di tengah banjir. Lumayan dibayar sekitar 10rb-30rb sekali ngangkut, hehe..

20130115_Banjir_di_Ciledug_Raya_3658

3. Bengkel laris manis

Denger2 di berita terjadi peningkatan pendapatan sekitar 20% di bengkel2, banyak kendaraan yg butuh servis karena banjir.

4. Sadar asuransi meningkat

Karena banjir banyak orang mengalami kerugian yang tidak bisa diganti untung. Pada nyesel deh g diasuransiin rumahnya, kendaraannya dsb. Yang daftar asuransi pun jadi meningkat. Penyedia jasa pun sumringah.

5. Gak ada kebakaran

Jakarta biasanya rame kebakaran, tapi pas banjir gini air melimpah, jadi meskipun terjadi kebakaran (kayaknya g deh) g usah panggil pemadam kebakaran, haha…

kebakaran

6. Polisi ‘adem ayem’

Maksudnya di sini misalnya, g ada razia2, jalan-jalan utama yang biasanya cuma bisa searah jadi boleh 2 arah, putar balik karena terhalang banjir, macam yang terjadi di jalan depan Mall Taman Anggrek dan Citraland. Aku termasuk yang ngalamin pas mau ke ngampus ke Trisakti.

1222165-nut--banjir-di-daan-mogot--620X310

7. Hangatnya kebersamaan di camp pengungsian

Yah meskipun suasana g senyaman di rumah tapi bisa juga jadi hangat begini suasananya.

90D8ACEB56571723CD4ED81D513BD0_h498_w598_m2

8. Bantuan dari mana2, peduli sesama

Wah ini kelihatan banget! Hampir semua pihak berlomba-lomba ngasih bantuan, media, partai, LSM, yayasan, swasta, pemerintah…ntah apapun kepentingannya, haha..

perwakilan-pt-republika-media-mandiri-kiri-memberikan-bantuan-secara-_130117203332-468

9. Ketemu orang-orang terkenal

Jarang2 nih bisa ketemu langsung sama beliau-beliau ini. Ada mas Jokowi, pak beye dan bu Ani, Mr. JK, bahkan si Olga pun turun ke lapangan😀. Bisa nyampein aspirasi. Meskipun (mungkin) g terealisasi, tapi tetep aja excited ketemu mereka, haha..

populer

10. Libur kerja, libur sekolah, libur kuliah

Untuk sementara bisa libur dulu, haha…yang biasanya sibuk kerja bisa di rumah dengan keluarga, biasanya macet berangkat kerja atau sekolah bisa santai di rumah dulu (klo rumahnya g kebanjiran juga :D). Kampus Trisakti tempatku menuntut ilmu saat ini pun kegiatan akademiknya ditiadakan hingga 26 Januari, yeah… (tapi 2 UAS jadi diundur T_T)

11. Masuk TV

Jadi liputan utama bahkan sampe saat ini. Ada reporter dimana2, bisa masuk TV, yeiii…😀

12. Jakarta adem, g panas

Jakarta imejnya macet, banjir, dan panaaaaaas! Tapi untuk selama banjir adem..😀

13. Yg biasanya padat lalu lintas, jadi lapang

Ya mau gimana, air dimana2, kendaraan jadi g bisa lewat. Lagi libur juga jadi g sepadat biasanya.

banjirhi

14. Sms gratis sesama operator

Beberapa provider menggratiskan sms ke sesama operator buat wilayah jabodetabek, lumayan…

20130111texting2

15. TNI dapat kerjaan

G ada perang jadi nganggur, banjir datang TNI pun turun ke lapangan, lumayan bada2 gede ini kepake, haha…

tni gaul

16. Momen yang pas buat perbaikan ibu kota

Sudah lama Jakarta mengalami krisis yang sama, macet, banjir, permukiman kumuh, sampah, dll, itu2 aja berulang terus. Belum ada perubahan yang signifikan. Mungkin salah satu penyebabnya karena belum semua pihak terlibat dan membuka mata, terlalu bergantung sama pemerintah doang. Mudah2an dengan bencana banjir ini, kita semua jadi ‘tau rasa’ dan membangkitkan kesadaran untuk sama2 membenahi ibu kota tercinta ini.

jakarta_at_night

Apalagi? yang jelas mau kayak gimana buruknya situasi pasti ada sisi positifnya😉

Semoga Jakarta bisa bangkit jadi kota yang lebih baik setelah semua ini, amiin…

Bonus gambar kocak:😀 Continue reading

Dari . ke .

UAS (Ujian Akhir Semester Semester) Studio Perancangan Arsitektur 4 belum lama berakhir, lega banget rasanya beban 8 SKS semester ini terangkat, plong. Berikut ini hasil perenunganku setelah pengumpulan.

Meskipun semua akhirnya selesai, kejaran tercapai, tapi aku tidak bangga dengan proses yang kulalui. Hidup itu seperti perjalanan dari titik ke titik, diawali dengan titik ‘lahir’ dan diakhir dengan titik ‘mati’, di antara keduanya ada banyak titik-titik lagi yang tidak terhitung, bisa berupa target2, kejaran tugas, mimpi, cita2, amanah, dsb. Nah, proses ada kumpulan titik menjadi garis yang menghubungkan titik-titik itu. Bisa saja garis proses ini lurus, bisa juga mencang- mencong, belok-belok, naik turun.Aku lahir, merangkak, jalan, tk, sd, smp, sma, lalu kuliah, ada tugas ini, tugas itu, abis ini lanjut yang itu, akhirnya lulus, kerja, nikah, punya anak, teruuuus lanjut ke titik2 lain sampai mati.

Titik saat memulai sesuatu itu penting, titik saat menuai hasilnya juga penting, tapi buatku sebagai individu prosesnyalah yang jauh lebih penting karena di situ yang banyak dapat pelajarannya, proses dewasanya, ditempanya, pembuktian komitmennya, semua disitu. Orang lain mungkin hanya mau melihat hasil kita, itu wajar klo mereka masa bodo sama proses yang kita lalui, yang penting hasilnya bagus, titik. Jangan sampai terperangkap aja dalam pandangan orang2, bagaimana mereka menilai dsb sampai lupa padangan diri terhadap diri sendiri. Karena pada akhirnya mati juga sendiri-sendiri dan bawa bekal sendiri.

Proses yang kulalui kemarin kusut g karu2an, karena g disiplin, malas-malas dsb, huks…padahal proses bisa lurus, cepat, tepat dan efisien waktu klo mau disiplin. Manusiawi sih, tapi klo bisa dilurusin kenapa enggak gitu. Mudah2an yang berikutnya lebih baik.

Pernah liat grafik detak jantung di ECG (electrocardiogram)? hidup seperti kali ya prosesnya, lurus-naik-turun-lurus dst. Pas udah cardiac arrest, jantung berhenti berdetak, grafiknya lurus, tuuuuuuuuut, mati. Pengennya pas hidup berakhir kayak gitu, lurus.

ECG_300

 

Persepsi Tanggung Jawab

Pernah salah? Pasti. Tiap kesalahan (dan kebenaran juga) setelahnya pasti ada konsekuensi, akibat, efek, ganjaran, atau apapun itulah namanya. Yang jelas, tidak ada yang sia-sia. Tapi menyikapinya harus tanggung +jawab=tanggung jawab, g bisa dipisahkan, nanti beda arti beda esensi.

Yang namanya dah dewasa, harus bisa tanggung jawab sendiri, tidak oleh orang lain. Kadang aku terlibat dalam suatu kesalahan dengan orang lain, tanggung jawab tetap masing-masing karena kesalahan lahir dari akibat pilihan masing-masing.

Tapi ada satu hal yang harus kuperhatikan juga ternyata, ada hal tertentu yang aku harus ikut membantu, tapi tidak sampai akhir, hanya sampai titik tertentu. Kadang aku lupa ini, hingga berakhir jadi orang yang egois, jadilah aku penjahat (the bad one). Aku tidak mau begitu lagi.

Persepsi bisa saja beda, lakum diinukum wa liyadiin

Room, 15/12/12