Menjadi orang lain

Selama masa cuti ini gw melakukan muhasabah diri, mencari-cari ‘sebenarnya apa yang salah pada diri gw?’ setelah sekian lama merenung, ternyata gw menemukan diri gw selama ini selalu berusaha menjadi orang lain dan lupa pada diri gw yang sebenarnya. Sebenarnya niat gw bagus sih, karena kagum pada seseorang gw berusaha meneladani hal-hal positif yang dia miliki, eeeh malah kebablasan sampai-sampai membunuh karakter gw sendiri. Makanya gw sering merasa gak nyaman meskipun yang gw lakukan tidak ada yang salah karena gw bukan diri gw (duh apaan nih? Ribet bener dah!).

Gw pun berusaha menelusuri kenapa ini bisa terjadi. Bisa dibilang gw ini orang masih ‘mentah’ banget, sangat mudah terpengaruh orang lain. Gw selalu menelan bulat2 segala hal gw rasakan dengan kelima indra gw tanpa memfilternya lebih dulu. Gw jadi sering malas baca buku karena takut kena doktrin, mungkin karena gw gak kritis kali ya orangnya?

……
Duh, kepala gw sakit, dah pusing mau nulis apa lagi, ywdah segitu dulu deh! Mau mendengar pendapat kalian yg membaca tulisan ini…

3 thoughts on “Menjadi orang lain

  1. lucu…
    kalau boleh saran di’ senior, dalam masa seperti kanda kayaknya bgus baca buku filsafat deh… yang alirannya si corgito ergo sum itu loh….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s