Sesendok Garam…

“Kata Aa’ Gym, sesendok garam tetaplah sesendok garam. Jika ia masuk dan diaduk dalam sebuah gelas, rasanya akan begitu asin dan pahit. Tapi, saat ia masuk ke telaga, tidak akan ada pengaruhnya.

Sesendok garam itu adalah masalah. Masalah tetaplah masalah, yang membedakan rasanya adalah luasan kelapangan hati kita saat menghadapinya.”

dikutip dari bukunya Salim A. Fillah "Saksikan bahwa Aku Seorang Muslim"

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s