Miris…

Ingat Tragedi Gadel? Klo anda googling dengan keyword “berita gadel contek” anda akan menemukan kurang lebih 16000 hasil pencarian, silakan pilih. Ya,tragedi di mana seorang Ibu, namanya Ibu Siami,  yang berusaha membela kejujuran yang dilakukan anaknya malah dihujat habis2an oleh warga kampungnya, bahkan diusir! Tau apa kesalahannya? karena dia komplain kepada pihak sekolah yg memaksa anaknya utk memberi contekan kepada teman2nya saat ujian. Bahkan parahnya, simulasi contek-mencontek dilakukan dahulu sebelum hari H ujian, dengan arahan dari guru! Ini niat bener ngelakuin hal g bener gini! Guru pula yg mengarahkan! Di manakah akhlaq? Ke manakah uswah??

Komplain yg dilakukan Ibu Siami berujung pencopotan 3 guru sekolah tersebut. Justice prevailed! Sampe sini sepertinya baik2 saja ya, tapi kenyataannya tidak! Warga kampung malah memprotes habis2an tindakan yang dilakukan Ibu Siamin, mengancam utk mengusirnya dari kampung, bahkan menuntut agar ketiga guru yg dicopot tadi diaktifkan kembali! Ini sesuatu yg jelas2 salah dan tidak terpuji kok malah dibela? Di manakah akhlaq? ke manakah uswah??

Berita lengkapnya silakan klik di sini

———————

Hari ini saya mendapat telpon dari seorang teman yang bikin hati ini makin jleb setelah Tragedi Gadel di atas. Inti dari percakapan yg trjadi kira2 seperti ini:

S: “Saya ada kenalan yg baru2 ini ikut ujian masuk ITB lewat jalur SNMPTN. Tapi bapaknya khawatir anaknya tidak lulus, tapi dia siap membayar 100 juta, ada jalur seperti itu g di ITB?”

M (saya): “Maksudnya gimana k’?”

S: “Bapaknya siap membayar 100 juta supaya anaknya bisa diterima di ITB klo misalnya g lulus jalur SNMPTN. ada g ‘jalur’ seperti itu?”

loading bentar, dan akhirnya saya ngerti maksudnya,

M: “Maaf k’, jalur seperti itu tidak ada di ITB!” (dgn nada sedikit kesal –‘)

S: “Oh, begitu ya, ok wassalam”

Di manakah akhlaq? ke manakah uswah?

Dua kejadian di atas bikin hati ini miris sekali rasanya. Beginikah wajah pendidikan bangsa kita saat ini?

Ada banyak hal yg ingin saya ungkapkan di sini, tapi agak susah buat saya klo dengan tulisan –‘ . Kenapa hal seperti ini bisa terjadi? kiamat sudah dekat? bagaimana menyikapinya? bagaiman mengatasinya? tanyakan pada diri masing2, klo mau diskusi di sini saya siap melayani,hehe🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s