MTQ: Catatan Perjalanan #4

Sebelumnya ane dah cerita kalau kafilah ITB sempat silaturrahim ke pesantren Darud Da’wah wal Irsyad Ambo Dalle, tepatnya di Kampus II Putra Tonronge, Kel, Kiru-kiru, Kec. Soppeng Riaja, Kab. Barru, Sulawesi Selatan😀. Nah, sebelum pamitan pulang kami dapat tausiyah singkat dari Pimpinan kampus II ini, AGH. Abdul Wahab Zakariya, MA. Ane mau share tausiyahnya nih, mudah2an intinya dapet krn ane nyampeinnya pake gaya bahasa ane sendiri, hehe… yup ini dia tausiyahnya:

Tausiyah diawal dengan pembacaan QS. 103 Al ‘Ashr 1-3:

“Demi Masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholeh dan menasehati untuk mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.”

Allah SWT bersumpah demi waktu bahwa manusia itu benar-benar dalam kerugian kecuali orang yg beriman, beramal sholeh dan nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. Nah, yang disoroti dalam tausiyah ini adalah kata BERAMAL SHOLEH. Yang bagaimanakah yg dimaksud dgn amal shaleh itu? benarkah kita sudah melakukannya? benarkah amal dan ibadah yg kita lakukan selama ini terhitung sebagai amal sholeh? Atau malah jgn di akhirat nanti kita mengaku demikian tetapi Allah dan RasulNya mengingkarinya dengan berkata “KAMU BOHONG!”, na’udzubillahi min dzaalik😦

Lalu yang bagaimanakah yg dimaksud amal sholeh itu? dalam tausiyah ini disampaikanlah kepada kami tentang 4 SYARAT yg harus dipenuhi agar suatu amalan dihitung sebagai amal sholeh:

1. Niat Ikhlas

Hampir setiap muslim pernah mendengar hadits shahih yg diriwayatkan oleh Umar bin Khattab RA tentang niat.

“Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khattab radiallahuanhu, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung
niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan…”


(Riwayat dua imam hadits, Abu Abdullah Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim bin Al Mughirah bin Bardizbah Al Bukhori dan Abu Al Husain, Muslim bin Al Hajjaj bin Muslim Al Qusyairi An Naishaburi dan kedua kita Shahihnya yang merupakan kitab yang paling shahih yang pernah dikarang)

Hadits inilah yg mengawali Hadits Arba’iin-nya Imam Nawawi. Ya, inti dari hadits tsb adalah setiap pekerjaan/amalan itu ada niatnya, dan setiap urusan akan mendapatkan apa yg diniatkannya.

Syarat pertama yg harus dipenuhi adalah niat ikhlas karena Allah, hanya karena Allah. Entah itu ibadah, kuliah, muamalah, apapunlah! niatkan karena Allah, niscaya setiap amalan dan urusan kita akan bernilai ibadah.

2. Tujuan mendapatkan ridho Allah

Nah, klo niat awal sudah benar berikutnya adalah tujuan akhir dari amalan itu. Masih lanjutan dari hadits yg diriwayatkan Umar RA ttg niat

“…maka barangsiapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan.

Sayang sekali jika kita melakukan sesuatu hanya dengan tujuan2 yg sifatnya jangka pendek dan duniawi. Misalnya, kuliah untuk dapat ijazah, lomba untuk dapat hadiah dsb. Memang sih klo niatnya begitu insyaallah dapet juga ujung2nya tapi ya sayang aja. Padahal klo tujuannya mendapat ridho Allah insyaallah kita akan mendapatkan dua2nya, dunianya dan akhiratnya.

3. Lakukan sesuatu yang baik

Ini sudah jelas lah ya,,,salah satu syarat yg dipenuhi adalah tentunya yg kita lakukan adalah sesuatu yg baik dong! Masa kita niat karena Allah, tujuan mencari ridhoNya tapi yg dilakukan adalah mencurilah, menconteklah, korupsilah, itu mah sama aja bohong –‘ gak akan disebut amal sholeh!

Sesuatu yg baik di sini gak melulu berupa amalan ibadah seperti sholat, puasa, zakat atau haji. Tapi semua yg sifatnya memang baik dan bermanfaat, seperti kuliah, belajar, lomba, sayembara, ngerjain tugas, makan minum, rihlah, traveling dsb.🙂

4. Lakukan dengan cara yang baik

Ini nih syarat yg terakhir. Sudah niat awal baik, tujuan akhir bener, yg dilakukan juga baik, nah terakhir lakukanlah dengan cara yg baik. Contohnya misalnya kuliah, lakukan dgn cara yg baik itu maksudnya belajar sungguh2, jangan telat masuk kelas, kerjakan tugas/PR dengan baik jgn ditunda2 geje –‘, ujian persiapkan dgn baik dan jangan mencontek atuh!

Contoh lain, sebagai kontraktor misalnya, setelah ahli sipil menghitung struktur bangunan dengan baik, trus kotraktor melakukan konstruksinya berdasarkan perhitungan itu, jangan dikurang2i atau direkayasa aneh2 (korupsi) di lapangan demi mendapatkan keuntungan lebih banyak, kasian kan kliennya udah bayar mahal2 eh bangunannya malah langsung roboh sebelum beres 100 persen –‘

———

Keempat syarat di ataslah yg harus ada dalam setiap amalan dan urusan agar masuk kategori amal sholeh dan diakui oleh Allah dan RasulNya di akhirat.

Oia, sebenarnya dalam tausiyah ini (pada poin 4) ada satu hal yg bener2 ditekankan oleh beliau kepada kami kafilah ITB: “Jangan pernah mencontek!!!” mencontek itu pangkal korupsi ujung2nya. Jika memang di masa lalu kalian pernah mencontek, bertaubatlah SEKARANG JUGA! Istighfar! Karena jika apa yg kalian dapatkan sejauh ini adalah hasil dari mencontek maka jangan harap akan mendapatkan ridho Allah. Bagaimana mungkin bangsa Indonesia bisa maju klo bangsa ini bangsa pencontek, korupsi jadi budaya, mencontek dianggap biasa! Gak akan boi! Harus diubah dari sekarang! Mulai dari diri masing2! yak MULAI!

Ini catatan perjalanan MTQ yg terakhir,,,wassalam,,,

7 thoughts on “MTQ: Catatan Perjalanan #4

  1. Saluuuut atas tausianya,….setidaknya ada pelajaran yg bisa diamalkan.
    Sebenarnya sdh tau tp banyak pura2 lupa……..

  2. rada mirip sama siapa ya?o_O buah emang jatuh g jauh dari pohonnya leily,, tp kadang angin suka iseng tuh niup2 smpe buahnya menggelinding jauh, *apaan –‘

    AGH itu Anre Gurutta Haji,,,sudah baca Mata Air 100 Juta kan? hehe😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s