Sudah luruskah niat?

Pertanyaan di atas sering ‘menghantui’ pikiran saya. Sebelumnya saya sudah pernah berbagi tausiyah dari seorang ustadz tentang amalan sholeh, di mana suatu amalan baru bisa dikatakan amal sholeh apabila telah memenuhi 4 syarat, nah salah satunya adalah niat, niat karena Allah.

Yang membuat saya was-was adalah saat mengingat hadits tentang niat yg diriwayatkan Umar bin Khattab. Setiap kita akan mendapatkan apa yg kita niatkan. Terus terang saya masih sering merasakan bisikan-bisikan dalam hati bahwa saya ini masih belum niat ikhlas karena Allah, saya riya’, gak akan bisa istiqomah seterusnya, ujung2nya bakal galau lagi dsb. Bahkan saya saya menuliskan renungan ini –‘. Peperangan dalam hati melawan bisikan2 tersebut sungguh berat buat saya pada awalnya, sehingga sering membuat saya ragu. Ayah saya pernah bilang saat menasehati saya yg sedang ‘galau’ “yang kamu alami itu  adalah waswaasil khannaas, jangan kamu turuti bisikan2 itu” (Untuk jelasnya silakan cermati surah An Naas 1-6). Yah, memang beginilah yang namanya ujian dari Allah, dan (saya yakin) setiap muslim yang mengaku beriman juga pasti mengalaminya. Maka beruntunglah orang2 yg mampu melewatinya dengan tetap istiqomah.
Makin terhenyak diri ini saat membaca sebuah kalimat dalam sebuah buku (pekataan Rasulullah SAW klo g salah):

Seseorang akan bersama dengan yang dicintainya di akhirat nanti

Benarkah saya sudah melakukan semua ini karena cinta? Klo begitu siapakah yang saya cintai? Allah kah atau ‘dunia’ kah? Saya takut, takut sekali, klo saya nantinya benar2 hanya akan mendapatkan apa yang saya niatkan dan ternyata itu bukan Allah, na’udzu billah😦

Karena itu saya berusaha menepis bisikan2 keraguan tersebut dengan sering berdiskusi, bergaul dengan teman2 yg baik dan memperbaiki, baca-baca buku, bepikir positif dan banyak2 mengingat Allah dengan dzikir dan tadarrus, khususnya di bulan suci Ramadhan ini, dengan harapan mudah2an bisa terus mengingatkan diri saya agar tetap istiqomah memfokuskan niat dan memantapkan tujuan karena Allah, hanya karena Allah…

Robbana laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wa hab lanaa min ladunka rahmah, innaka antal wahhaab…

Inna sholaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillah robbil ‘aalamiin…

2 thoughts on “Sudah luruskah niat?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s