Sebuah Persimpangan

Lagi-lagi saat ini aku berada di persimpangan. Aku tahu dalam hidup aku dihadapkan pada pilihan-pilihan. Kali ini, di persimpangan ini, jalur mana yang akan kupilih? Tidak ada jalur yang salah atau benar untuk dipilih, tapi cuma ada satu jalur yang lurus dan benar, yang paling cepat dan (mungkin) yang paling berat juga.

Memilih tidak selalu semudah itu bagiku, tiap-tiap pilihan dibungkus oleh pengaruh. Karena hidup tidak pernah sendiri. Ada ini, ada itu, mau ini tapi itu, mau itu tapi ini. Pengaruh itu kekuatan, bisa membangun atau menghancurkan. Bisa dari diri atau lingkungan. Di lingkungan mana aku berada sekarang?

Aku tahu yang lurus itu yang mana, yang ini. Memilih jalur ini, bukan berarti selesai, bukan, aku tahu itu. Setelah ini akan ada persimpangan-persimpangan lagi. Besok? Beberapa jam lagi? Beberapa menit? Atau jangan-jangan detik berikutnya? The clock is ticking…Sebelum yang berikutnya, aku harus sudah siap agar tetap bisa konsisten.

Hidupku bagaimana aku. Tidak bisa selalu bergantung orang lain. Karena mereka tidak bisa selalu hadir di saat kubutuh. Yang bisa selalu cuma Satu. Jadi akan kemanakah aku?

Room, 15/12/12

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s